Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts

Thursday, February 10, 2011

Ferrari Ganti Nama


Ferrari akhirnya mengalah. Gugatan yang dilontarkan Ford membuat kubu Kuda Jingkrak memutuskan mengganti nama mobil mereka.

Sebelumnya, kubu Ford diketahui melancarkan gugatan terkait pencantuman F150 sebagai mobil baru Ferrari di musim 2011 ini. Ford menilai Ferrari telah mencoba mengambil keuntungan dari mereka. Pasalnya, nama F-150 sendiri sudah menjadi ciri khas jenis mobil pick-up yang dikeluarkan Ford.

Alhasil produsen mobil Amerika Serikat ini mengadukan hal ini ke pengadilan dan menuntut Ferrari untuk segera mengganti nama mobil mereka. Tak hanya itu, kubu Ford juga kabarnya meminta ganti rugi sebesar USD100 ribu, karena Ferrari telah dianggap melanggar hak cipta.

Ferrari sendiri awalnya sempat menolak mengganti nama, karena mereka berpendapat bahwa nama tersebut (F150) dipilih “karena mereka ingin memperingati unifikasi Italia yang ke-150 tahun”, bukan untuk mendompleng merk lain. Namun, karena tak ingin situasi jadi semakin keruh, Ferrari akhirnya mengalah dan mengganti nama mobil mereka.

Ferrari secara resmi mengubah nama mobilnya dengan “F150th Italia”. Dengan nama ini, skuag Kuda Jingkrak tetap bisa mengabadikan momen 150 tahun unifikasi Italia, tanpa terkena masalah.

“Pada subjek nama mobil baru Ferrari, perusahaan yang berbasis di Maranello telah mengirim surat balasan kepada Ford, dan menggarisbawahi fakta bahwa pemilihan F150 (digunakan sebagai versi singkat dari nama lengkap, Ferrari F150th Italia) tidak akan pernah digunakan sebagai nama suatu produk komersial - memang pasti tidak akan pernah ada produksi mobil single-seaters," tulis pernyataan Ferrari sebagaimana dikutip Autosport, Jumat (11/2/2011).

“Meski begitu, untuk membuktikan bahwa langkah Ferrari tersebut murni, maka Ferrari memutuskan untuk mengubah nama mobil dengan versi lengkap yakni, Ferrari F150th Italia,” lanjut pernyataan tersebut.(Okezone)

Ferrari Ganti Nama


Ferrari akhirnya mengalah. Gugatan yang dilontarkan Ford membuat kubu Kuda Jingkrak memutuskan mengganti nama mobil mereka.

Sebelumnya, kubu Ford diketahui melancarkan gugatan terkait pencantuman F150 sebagai mobil baru Ferrari di musim 2011 ini. Ford menilai Ferrari telah mencoba mengambil keuntungan dari mereka. Pasalnya, nama F-150 sendiri sudah menjadi ciri khas jenis mobil pick-up yang dikeluarkan Ford.

Alhasil produsen mobil Amerika Serikat ini mengadukan hal ini ke pengadilan dan menuntut Ferrari untuk segera mengganti nama mobil mereka. Tak hanya itu, kubu Ford juga kabarnya meminta ganti rugi sebesar USD100 ribu, karena Ferrari telah dianggap melanggar hak cipta.

Ferrari sendiri awalnya sempat menolak mengganti nama, karena mereka berpendapat bahwa nama tersebut (F150) dipilih “karena mereka ingin memperingati unifikasi Italia yang ke-150 tahun”, bukan untuk mendompleng merk lain. Namun, karena tak ingin situasi jadi semakin keruh, Ferrari akhirnya mengalah dan mengganti nama mobil mereka.

Ferrari secara resmi mengubah nama mobilnya dengan “F150th Italia”. Dengan nama ini, skuag Kuda Jingkrak tetap bisa mengabadikan momen 150 tahun unifikasi Italia, tanpa terkena masalah.

“Pada subjek nama mobil baru Ferrari, perusahaan yang berbasis di Maranello telah mengirim surat balasan kepada Ford, dan menggarisbawahi fakta bahwa pemilihan F150 (digunakan sebagai versi singkat dari nama lengkap, Ferrari F150th Italia) tidak akan pernah digunakan sebagai nama suatu produk komersial - memang pasti tidak akan pernah ada produksi mobil single-seaters," tulis pernyataan Ferrari sebagaimana dikutip Autosport, Jumat (11/2/2011).

“Meski begitu, untuk membuktikan bahwa langkah Ferrari tersebut murni, maka Ferrari memutuskan untuk mengubah nama mobil dengan versi lengkap yakni, Ferrari F150th Italia,” lanjut pernyataan tersebut.(Okezone)

Ferrari Ganti Nama


Ferrari akhirnya mengalah. Gugatan yang dilontarkan Ford membuat kubu Kuda Jingkrak memutuskan mengganti nama mobil mereka.

Sebelumnya, kubu Ford diketahui melancarkan gugatan terkait pencantuman F150 sebagai mobil baru Ferrari di musim 2011 ini. Ford menilai Ferrari telah mencoba mengambil keuntungan dari mereka. Pasalnya, nama F-150 sendiri sudah menjadi ciri khas jenis mobil pick-up yang dikeluarkan Ford.

Alhasil produsen mobil Amerika Serikat ini mengadukan hal ini ke pengadilan dan menuntut Ferrari untuk segera mengganti nama mobil mereka. Tak hanya itu, kubu Ford juga kabarnya meminta ganti rugi sebesar USD100 ribu, karena Ferrari telah dianggap melanggar hak cipta.

Ferrari sendiri awalnya sempat menolak mengganti nama, karena mereka berpendapat bahwa nama tersebut (F150) dipilih “karena mereka ingin memperingati unifikasi Italia yang ke-150 tahun”, bukan untuk mendompleng merk lain. Namun, karena tak ingin situasi jadi semakin keruh, Ferrari akhirnya mengalah dan mengganti nama mobil mereka.

Ferrari secara resmi mengubah nama mobilnya dengan “F150th Italia”. Dengan nama ini, skuag Kuda Jingkrak tetap bisa mengabadikan momen 150 tahun unifikasi Italia, tanpa terkena masalah.

“Pada subjek nama mobil baru Ferrari, perusahaan yang berbasis di Maranello telah mengirim surat balasan kepada Ford, dan menggarisbawahi fakta bahwa pemilihan F150 (digunakan sebagai versi singkat dari nama lengkap, Ferrari F150th Italia) tidak akan pernah digunakan sebagai nama suatu produk komersial - memang pasti tidak akan pernah ada produksi mobil single-seaters," tulis pernyataan Ferrari sebagaimana dikutip Autosport, Jumat (11/2/2011).

“Meski begitu, untuk membuktikan bahwa langkah Ferrari tersebut murni, maka Ferrari memutuskan untuk mengubah nama mobil dengan versi lengkap yakni, Ferrari F150th Italia,” lanjut pernyataan tersebut.(Okezone)

Ferrari Ganti Nama


Ferrari akhirnya mengalah. Gugatan yang dilontarkan Ford membuat kubu Kuda Jingkrak memutuskan mengganti nama mobil mereka.

Sebelumnya, kubu Ford diketahui melancarkan gugatan terkait pencantuman F150 sebagai mobil baru Ferrari di musim 2011 ini. Ford menilai Ferrari telah mencoba mengambil keuntungan dari mereka. Pasalnya, nama F-150 sendiri sudah menjadi ciri khas jenis mobil pick-up yang dikeluarkan Ford.

Alhasil produsen mobil Amerika Serikat ini mengadukan hal ini ke pengadilan dan menuntut Ferrari untuk segera mengganti nama mobil mereka. Tak hanya itu, kubu Ford juga kabarnya meminta ganti rugi sebesar USD100 ribu, karena Ferrari telah dianggap melanggar hak cipta.

Ferrari sendiri awalnya sempat menolak mengganti nama, karena mereka berpendapat bahwa nama tersebut (F150) dipilih “karena mereka ingin memperingati unifikasi Italia yang ke-150 tahun”, bukan untuk mendompleng merk lain. Namun, karena tak ingin situasi jadi semakin keruh, Ferrari akhirnya mengalah dan mengganti nama mobil mereka.

Ferrari secara resmi mengubah nama mobilnya dengan “F150th Italia”. Dengan nama ini, skuag Kuda Jingkrak tetap bisa mengabadikan momen 150 tahun unifikasi Italia, tanpa terkena masalah.

“Pada subjek nama mobil baru Ferrari, perusahaan yang berbasis di Maranello telah mengirim surat balasan kepada Ford, dan menggarisbawahi fakta bahwa pemilihan F150 (digunakan sebagai versi singkat dari nama lengkap, Ferrari F150th Italia) tidak akan pernah digunakan sebagai nama suatu produk komersial - memang pasti tidak akan pernah ada produksi mobil single-seaters," tulis pernyataan Ferrari sebagaimana dikutip Autosport, Jumat (11/2/2011).

“Meski begitu, untuk membuktikan bahwa langkah Ferrari tersebut murni, maka Ferrari memutuskan untuk mengubah nama mobil dengan versi lengkap yakni, Ferrari F150th Italia,” lanjut pernyataan tersebut.(Okezone)

Massa Tercepat, McLaren Tampil Santai


Felipe Massa tampil sebagai tercepat dalam sesi tes F1 hari pertama (10/2) di sirkuit Jerez Spanyol dengan waktu terbaiknya 1 menit 20.709 detik. Kejutan dibuat pendatang baru Sergio Perez dari tim Sauber Ferrari membayang di belakang Massa dan kalah cepat 0,774 detik.

Pebalap Brasil Massa yang melesat dengan Ferrari F150 sudah menjadi yang tercepat ketika menyelesaikan tujuh lap pertama. Saat masuk lap ke 16, ia kembali tercepat dengan waktu 1:22 detik. Hasil ini memberi sinyal positif terhadap beban dan konsumsi bahan bakar.

Tampilan Sergio Perez telah mengundang perhatian tim-tim lain. Bagaimana tidak. Ia mengitari trek tidak lebih dari 8 lap, tapi mampu mengukir waktu terbaik 1 menit 21,483 detik. Padahal, sebelumnya ia sempat membuat petuas lintasan harus mengibarkan bendera merah karena gagal menguasai mobil di tikungan tusuk konde Dry Sack.

Bagaimana dengan pebalap senior yang lain? Tidak semua tampil di hari pertama ini, mungkin sebagai strategi tim. Seperti Ferrari hanya mengutus Felipe Massa. McLaren menampilkan Lewis Hamilton dan Red Bull Racing menerjunkan Mark Webber.

Webber harus puas bertengger di urutan ketiga dengan catatan waktu 1:21,552 detik. Selama sesi tes ini, pebalap tim Red Bull Racing asal Australia ini melakukan penyetelan mobil pada 6 lap pertama. Setelah itu, ia terus membesut RB7 dengan raihan waktu yang terus membaik.

Sementara Hamilton bersama tim memutuskan tidak memanfaatkan waktu secara maksimal. Pebalap asal Inggris itu ketika menghabiskan 11 lap pertama meraih waktu kurang bagus 1:23 detik. Catatan waktunya itu bisa diperjamnya menjadi 1:21,914 detik.

"Kami hari ini tidak tampil agresif dan tidak melakukan apapun dengan mobil. Dibandingkan tahun lalu, mobil yang sekarang (MP4-26) lebih baik," ujar Hamilton.

Hari ini, pebalap dan tim masih melanjutkan sesi tes kedua.

Hasil sesi tes I 1. Felipe Massa Ferrari 1m20.709s 2. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m21.483s + 0.774s 3. Mark Webber Red Bull-Renault 1m21.522s + 0.813s 4. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m21.755s + 1.046s 5. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m21.914s + 1.205s 6. Jaime Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 1m22.689s + 1.980s 7. Adrian Sutil Force India-Mercedes 1m23.472s + 2.763s 8. Vitaly Petrov Renault 1m23.504s + 2.795s 9. Nico Rosberg Mercedes 1m23.963s + 3.254s 10. Jarno Trulli Lotus-Renault 1m24.458s + 3.749s 11. Timo Glock Virgin-Cosworth 1m25.086s + 4.377s 12. Pastor Maldonado Williams-Cosworth 1m34.968s + 14.259s (Kompas)

Massa Tercepat, McLaren Tampil Santai


Felipe Massa tampil sebagai tercepat dalam sesi tes F1 hari pertama (10/2) di sirkuit Jerez Spanyol dengan waktu terbaiknya 1 menit 20.709 detik. Kejutan dibuat pendatang baru Sergio Perez dari tim Sauber Ferrari membayang di belakang Massa dan kalah cepat 0,774 detik.

Pebalap Brasil Massa yang melesat dengan Ferrari F150 sudah menjadi yang tercepat ketika menyelesaikan tujuh lap pertama. Saat masuk lap ke 16, ia kembali tercepat dengan waktu 1:22 detik. Hasil ini memberi sinyal positif terhadap beban dan konsumsi bahan bakar.

Tampilan Sergio Perez telah mengundang perhatian tim-tim lain. Bagaimana tidak. Ia mengitari trek tidak lebih dari 8 lap, tapi mampu mengukir waktu terbaik 1 menit 21,483 detik. Padahal, sebelumnya ia sempat membuat petuas lintasan harus mengibarkan bendera merah karena gagal menguasai mobil di tikungan tusuk konde Dry Sack.

Bagaimana dengan pebalap senior yang lain? Tidak semua tampil di hari pertama ini, mungkin sebagai strategi tim. Seperti Ferrari hanya mengutus Felipe Massa. McLaren menampilkan Lewis Hamilton dan Red Bull Racing menerjunkan Mark Webber.

Webber harus puas bertengger di urutan ketiga dengan catatan waktu 1:21,552 detik. Selama sesi tes ini, pebalap tim Red Bull Racing asal Australia ini melakukan penyetelan mobil pada 6 lap pertama. Setelah itu, ia terus membesut RB7 dengan raihan waktu yang terus membaik.

Sementara Hamilton bersama tim memutuskan tidak memanfaatkan waktu secara maksimal. Pebalap asal Inggris itu ketika menghabiskan 11 lap pertama meraih waktu kurang bagus 1:23 detik. Catatan waktunya itu bisa diperjamnya menjadi 1:21,914 detik.

"Kami hari ini tidak tampil agresif dan tidak melakukan apapun dengan mobil. Dibandingkan tahun lalu, mobil yang sekarang (MP4-26) lebih baik," ujar Hamilton.

Hari ini, pebalap dan tim masih melanjutkan sesi tes kedua.

Hasil sesi tes I 1. Felipe Massa Ferrari 1m20.709s 2. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m21.483s + 0.774s 3. Mark Webber Red Bull-Renault 1m21.522s + 0.813s 4. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m21.755s + 1.046s 5. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m21.914s + 1.205s 6. Jaime Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 1m22.689s + 1.980s 7. Adrian Sutil Force India-Mercedes 1m23.472s + 2.763s 8. Vitaly Petrov Renault 1m23.504s + 2.795s 9. Nico Rosberg Mercedes 1m23.963s + 3.254s 10. Jarno Trulli Lotus-Renault 1m24.458s + 3.749s 11. Timo Glock Virgin-Cosworth 1m25.086s + 4.377s 12. Pastor Maldonado Williams-Cosworth 1m34.968s + 14.259s (Kompas)

Massa Tercepat, McLaren Tampil Santai


Felipe Massa tampil sebagai tercepat dalam sesi tes F1 hari pertama (10/2) di sirkuit Jerez Spanyol dengan waktu terbaiknya 1 menit 20.709 detik. Kejutan dibuat pendatang baru Sergio Perez dari tim Sauber Ferrari membayang di belakang Massa dan kalah cepat 0,774 detik.

Pebalap Brasil Massa yang melesat dengan Ferrari F150 sudah menjadi yang tercepat ketika menyelesaikan tujuh lap pertama. Saat masuk lap ke 16, ia kembali tercepat dengan waktu 1:22 detik. Hasil ini memberi sinyal positif terhadap beban dan konsumsi bahan bakar.

Tampilan Sergio Perez telah mengundang perhatian tim-tim lain. Bagaimana tidak. Ia mengitari trek tidak lebih dari 8 lap, tapi mampu mengukir waktu terbaik 1 menit 21,483 detik. Padahal, sebelumnya ia sempat membuat petuas lintasan harus mengibarkan bendera merah karena gagal menguasai mobil di tikungan tusuk konde Dry Sack.

Bagaimana dengan pebalap senior yang lain? Tidak semua tampil di hari pertama ini, mungkin sebagai strategi tim. Seperti Ferrari hanya mengutus Felipe Massa. McLaren menampilkan Lewis Hamilton dan Red Bull Racing menerjunkan Mark Webber.

Webber harus puas bertengger di urutan ketiga dengan catatan waktu 1:21,552 detik. Selama sesi tes ini, pebalap tim Red Bull Racing asal Australia ini melakukan penyetelan mobil pada 6 lap pertama. Setelah itu, ia terus membesut RB7 dengan raihan waktu yang terus membaik.

Sementara Hamilton bersama tim memutuskan tidak memanfaatkan waktu secara maksimal. Pebalap asal Inggris itu ketika menghabiskan 11 lap pertama meraih waktu kurang bagus 1:23 detik. Catatan waktunya itu bisa diperjamnya menjadi 1:21,914 detik.

"Kami hari ini tidak tampil agresif dan tidak melakukan apapun dengan mobil. Dibandingkan tahun lalu, mobil yang sekarang (MP4-26) lebih baik," ujar Hamilton.

Hari ini, pebalap dan tim masih melanjutkan sesi tes kedua.

Hasil sesi tes I 1. Felipe Massa Ferrari 1m20.709s 2. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m21.483s + 0.774s 3. Mark Webber Red Bull-Renault 1m21.522s + 0.813s 4. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m21.755s + 1.046s 5. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m21.914s + 1.205s 6. Jaime Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 1m22.689s + 1.980s 7. Adrian Sutil Force India-Mercedes 1m23.472s + 2.763s 8. Vitaly Petrov Renault 1m23.504s + 2.795s 9. Nico Rosberg Mercedes 1m23.963s + 3.254s 10. Jarno Trulli Lotus-Renault 1m24.458s + 3.749s 11. Timo Glock Virgin-Cosworth 1m25.086s + 4.377s 12. Pastor Maldonado Williams-Cosworth 1m34.968s + 14.259s (Kompas)

Massa Tercepat, McLaren Tampil Santai


Felipe Massa tampil sebagai tercepat dalam sesi tes F1 hari pertama (10/2) di sirkuit Jerez Spanyol dengan waktu terbaiknya 1 menit 20.709 detik. Kejutan dibuat pendatang baru Sergio Perez dari tim Sauber Ferrari membayang di belakang Massa dan kalah cepat 0,774 detik.

Pebalap Brasil Massa yang melesat dengan Ferrari F150 sudah menjadi yang tercepat ketika menyelesaikan tujuh lap pertama. Saat masuk lap ke 16, ia kembali tercepat dengan waktu 1:22 detik. Hasil ini memberi sinyal positif terhadap beban dan konsumsi bahan bakar.

Tampilan Sergio Perez telah mengundang perhatian tim-tim lain. Bagaimana tidak. Ia mengitari trek tidak lebih dari 8 lap, tapi mampu mengukir waktu terbaik 1 menit 21,483 detik. Padahal, sebelumnya ia sempat membuat petuas lintasan harus mengibarkan bendera merah karena gagal menguasai mobil di tikungan tusuk konde Dry Sack.

Bagaimana dengan pebalap senior yang lain? Tidak semua tampil di hari pertama ini, mungkin sebagai strategi tim. Seperti Ferrari hanya mengutus Felipe Massa. McLaren menampilkan Lewis Hamilton dan Red Bull Racing menerjunkan Mark Webber.

Webber harus puas bertengger di urutan ketiga dengan catatan waktu 1:21,552 detik. Selama sesi tes ini, pebalap tim Red Bull Racing asal Australia ini melakukan penyetelan mobil pada 6 lap pertama. Setelah itu, ia terus membesut RB7 dengan raihan waktu yang terus membaik.

Sementara Hamilton bersama tim memutuskan tidak memanfaatkan waktu secara maksimal. Pebalap asal Inggris itu ketika menghabiskan 11 lap pertama meraih waktu kurang bagus 1:23 detik. Catatan waktunya itu bisa diperjamnya menjadi 1:21,914 detik.

"Kami hari ini tidak tampil agresif dan tidak melakukan apapun dengan mobil. Dibandingkan tahun lalu, mobil yang sekarang (MP4-26) lebih baik," ujar Hamilton.

Hari ini, pebalap dan tim masih melanjutkan sesi tes kedua.

Hasil sesi tes I 1. Felipe Massa Ferrari 1m20.709s 2. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m21.483s + 0.774s 3. Mark Webber Red Bull-Renault 1m21.522s + 0.813s 4. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m21.755s + 1.046s 5. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m21.914s + 1.205s 6. Jaime Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 1m22.689s + 1.980s 7. Adrian Sutil Force India-Mercedes 1m23.472s + 2.763s 8. Vitaly Petrov Renault 1m23.504s + 2.795s 9. Nico Rosberg Mercedes 1m23.963s + 3.254s 10. Jarno Trulli Lotus-Renault 1m24.458s + 3.749s 11. Timo Glock Virgin-Cosworth 1m25.086s + 4.377s 12. Pastor Maldonado Williams-Cosworth 1m34.968s + 14.259s (Kompas)

Monday, February 7, 2011

Difavoritkan Rossi, Pedrosa Santai


Penampilan impresif Dani Pedrosa sepanjang sesi ujicoba resmi di Sepang membuat Valentino Rossi terkesan. Tak ayal, pembalap anyar Ducati ini menunjuk Pedrosa sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia MotoGP musim balap 2011 ini.

Sejak pulih dari cedera patah tulang selangka, Pedrosa memang berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal balapan. Terkini, pembalap andalan Repsol Honda tampil kompetitif di tiga sesi ujicoba resmi di Sepang, sepekan terakhir. Pedrosa bahkan sempat mencatatkan dirinya sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba kedua.

Menyikapi performa apik Pedrosa, Rossi yang masih kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP11 dan juga cedera bahunya mengaku terkesan. Dia bahkan menyebut pembalap yang selama ini terkenal dengan julukan ‘Mr. Runner-up’ itu sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Mendengar pujian yang dilontarkan Rossi, Pedrosa tak lantas tinggi hati. Dia justru memilih merendah dan mengatakan bahwa gambaran peta kekuatan setiap pembalap baru akan diketahui saat nanti kompetisi bergulir, pertengahan Maret mendatang.

“Saya rasa, itu (pujian dari kompetitor) adalah hal yang biasa terjadi. Normal bila seorang pembalap yang mampu tampil cepat dikatakan sebagai kandidat (juara),” ujarnya sebagaimana dikutip Paddock Talk, Minggu (6/2/2011).

“Menurut saya, kita harus menunggu hingga musim balap bergulir dan melihat siapa yang benar-benar memiliki kualitas untuk menjadi contender,” tandasnya.

Penampilan ciamik Pedrosa sepanjang sesi ujicoba di Sepang ini tak hanya mendapat apresiasi dari Rossi, tapi juga datang dari juara dunia Jorge Lorenzo. Pembalap andalan Yamaha ini bahkan secara terang-terangan bahwa Repsol Honda akan menjadi penantang serius di musim 2011 ini.(Okezone)

Difavoritkan Rossi, Pedrosa Santai


Penampilan impresif Dani Pedrosa sepanjang sesi ujicoba resmi di Sepang membuat Valentino Rossi terkesan. Tak ayal, pembalap anyar Ducati ini menunjuk Pedrosa sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia MotoGP musim balap 2011 ini.

Sejak pulih dari cedera patah tulang selangka, Pedrosa memang berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal balapan. Terkini, pembalap andalan Repsol Honda tampil kompetitif di tiga sesi ujicoba resmi di Sepang, sepekan terakhir. Pedrosa bahkan sempat mencatatkan dirinya sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba kedua.

Menyikapi performa apik Pedrosa, Rossi yang masih kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP11 dan juga cedera bahunya mengaku terkesan. Dia bahkan menyebut pembalap yang selama ini terkenal dengan julukan ‘Mr. Runner-up’ itu sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Mendengar pujian yang dilontarkan Rossi, Pedrosa tak lantas tinggi hati. Dia justru memilih merendah dan mengatakan bahwa gambaran peta kekuatan setiap pembalap baru akan diketahui saat nanti kompetisi bergulir, pertengahan Maret mendatang.

“Saya rasa, itu (pujian dari kompetitor) adalah hal yang biasa terjadi. Normal bila seorang pembalap yang mampu tampil cepat dikatakan sebagai kandidat (juara),” ujarnya sebagaimana dikutip Paddock Talk, Minggu (6/2/2011).

“Menurut saya, kita harus menunggu hingga musim balap bergulir dan melihat siapa yang benar-benar memiliki kualitas untuk menjadi contender,” tandasnya.

Penampilan ciamik Pedrosa sepanjang sesi ujicoba di Sepang ini tak hanya mendapat apresiasi dari Rossi, tapi juga datang dari juara dunia Jorge Lorenzo. Pembalap andalan Yamaha ini bahkan secara terang-terangan bahwa Repsol Honda akan menjadi penantang serius di musim 2011 ini.(Okezone)

Difavoritkan Rossi, Pedrosa Santai


Penampilan impresif Dani Pedrosa sepanjang sesi ujicoba resmi di Sepang membuat Valentino Rossi terkesan. Tak ayal, pembalap anyar Ducati ini menunjuk Pedrosa sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia MotoGP musim balap 2011 ini.

Sejak pulih dari cedera patah tulang selangka, Pedrosa memang berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal balapan. Terkini, pembalap andalan Repsol Honda tampil kompetitif di tiga sesi ujicoba resmi di Sepang, sepekan terakhir. Pedrosa bahkan sempat mencatatkan dirinya sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba kedua.

Menyikapi performa apik Pedrosa, Rossi yang masih kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP11 dan juga cedera bahunya mengaku terkesan. Dia bahkan menyebut pembalap yang selama ini terkenal dengan julukan ‘Mr. Runner-up’ itu sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Mendengar pujian yang dilontarkan Rossi, Pedrosa tak lantas tinggi hati. Dia justru memilih merendah dan mengatakan bahwa gambaran peta kekuatan setiap pembalap baru akan diketahui saat nanti kompetisi bergulir, pertengahan Maret mendatang.

“Saya rasa, itu (pujian dari kompetitor) adalah hal yang biasa terjadi. Normal bila seorang pembalap yang mampu tampil cepat dikatakan sebagai kandidat (juara),” ujarnya sebagaimana dikutip Paddock Talk, Minggu (6/2/2011).

“Menurut saya, kita harus menunggu hingga musim balap bergulir dan melihat siapa yang benar-benar memiliki kualitas untuk menjadi contender,” tandasnya.

Penampilan ciamik Pedrosa sepanjang sesi ujicoba di Sepang ini tak hanya mendapat apresiasi dari Rossi, tapi juga datang dari juara dunia Jorge Lorenzo. Pembalap andalan Yamaha ini bahkan secara terang-terangan bahwa Repsol Honda akan menjadi penantang serius di musim 2011 ini.(Okezone)

Difavoritkan Rossi, Pedrosa Santai


Penampilan impresif Dani Pedrosa sepanjang sesi ujicoba resmi di Sepang membuat Valentino Rossi terkesan. Tak ayal, pembalap anyar Ducati ini menunjuk Pedrosa sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia MotoGP musim balap 2011 ini.

Sejak pulih dari cedera patah tulang selangka, Pedrosa memang berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam hal balapan. Terkini, pembalap andalan Repsol Honda tampil kompetitif di tiga sesi ujicoba resmi di Sepang, sepekan terakhir. Pedrosa bahkan sempat mencatatkan dirinya sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba kedua.

Menyikapi performa apik Pedrosa, Rossi yang masih kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP11 dan juga cedera bahunya mengaku terkesan. Dia bahkan menyebut pembalap yang selama ini terkenal dengan julukan ‘Mr. Runner-up’ itu sebagai kandidat kuat juara musim ini.

Mendengar pujian yang dilontarkan Rossi, Pedrosa tak lantas tinggi hati. Dia justru memilih merendah dan mengatakan bahwa gambaran peta kekuatan setiap pembalap baru akan diketahui saat nanti kompetisi bergulir, pertengahan Maret mendatang.

“Saya rasa, itu (pujian dari kompetitor) adalah hal yang biasa terjadi. Normal bila seorang pembalap yang mampu tampil cepat dikatakan sebagai kandidat (juara),” ujarnya sebagaimana dikutip Paddock Talk, Minggu (6/2/2011).

“Menurut saya, kita harus menunggu hingga musim balap bergulir dan melihat siapa yang benar-benar memiliki kualitas untuk menjadi contender,” tandasnya.

Penampilan ciamik Pedrosa sepanjang sesi ujicoba di Sepang ini tak hanya mendapat apresiasi dari Rossi, tapi juga datang dari juara dunia Jorge Lorenzo. Pembalap andalan Yamaha ini bahkan secara terang-terangan bahwa Repsol Honda akan menjadi penantang serius di musim 2011 ini.(Okezone)

Honda Ancaman Serius Yamaha


Keberhasilan Marco Simoncelli tampil sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba terakhir di Sepang, membuat kubu Yamaha ketar-ketir. Pembalap andalan sekaligus juara dunia, Jorge Lorenzo bahkan tak menampik bahwa Honda akan menjadi ancaman besar Yamaha yang mendominasi MotoGP di tiga tahun terakhir.

Ya, sejak sesi ujicoba pertama digelar, awal Febuari kemarin, Honda memang sukses menampilkan performa kompetitif. Beberapa pembalap pabrikan seperti Casey Stoner dan Dani Pedrosa silih berganti mencatatkan waktu tercepat. Terkini, kejutan ditampilkan Marco Simoncelli yang menunggangi motor satelit Honda (LCR), dengan mencatatkan waktu tercepat, mengungguli Stoner dan Lorenzo yang hanya mampu berada di urutan ketiga.

Sukses tim pabrikan Jepang ini pun sontak membuat Lorenzo cemas. Apalagi, saat ini dia menilai performa M1 yang jadi andalannya masih belum cukup tangguh untuk bisa membantunya mempertahankan mahkota juara.

“Honda telah menyelesaikan permasalahan mereka. Kini mereka mampu tampil sangat cepat saat melakukan pengereman, saat masuk tikungan cepat dan juga memiliki akselerasi yang bagus. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan dari mesin mereka,” ungkap Lorenzo sebagaimana dilansir Yahoosports, Minggu (6/2/2011).

“Kami sendiri sudah mengalami sedikit perkembangan di beberapa area, tapi saya rasa kami harus bisa mengulang musim lalu (soal performa motor). Kini, kompetisi sangat berat,” sambungnya.

Secara khusus, Lorenzo juga memberikan pujiannya kepada Simoncelli yang tampil sebagai pembalap tercepat. “Simoncelli sudah banyak berkembang. Dia juga lebih cepat dari Dani (Pedrosa) dan Casey (Stoner) yang berada di tim pabrikan. Jadi, dia pasti membalap dengan sangat, sangat bagus. Performa Honda juga jelas lebih baik dari musim lalu,” tandasnya.(Okezone)

Honda Ancaman Serius Yamaha


Keberhasilan Marco Simoncelli tampil sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba terakhir di Sepang, membuat kubu Yamaha ketar-ketir. Pembalap andalan sekaligus juara dunia, Jorge Lorenzo bahkan tak menampik bahwa Honda akan menjadi ancaman besar Yamaha yang mendominasi MotoGP di tiga tahun terakhir.

Ya, sejak sesi ujicoba pertama digelar, awal Febuari kemarin, Honda memang sukses menampilkan performa kompetitif. Beberapa pembalap pabrikan seperti Casey Stoner dan Dani Pedrosa silih berganti mencatatkan waktu tercepat. Terkini, kejutan ditampilkan Marco Simoncelli yang menunggangi motor satelit Honda (LCR), dengan mencatatkan waktu tercepat, mengungguli Stoner dan Lorenzo yang hanya mampu berada di urutan ketiga.

Sukses tim pabrikan Jepang ini pun sontak membuat Lorenzo cemas. Apalagi, saat ini dia menilai performa M1 yang jadi andalannya masih belum cukup tangguh untuk bisa membantunya mempertahankan mahkota juara.

“Honda telah menyelesaikan permasalahan mereka. Kini mereka mampu tampil sangat cepat saat melakukan pengereman, saat masuk tikungan cepat dan juga memiliki akselerasi yang bagus. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan dari mesin mereka,” ungkap Lorenzo sebagaimana dilansir Yahoosports, Minggu (6/2/2011).

“Kami sendiri sudah mengalami sedikit perkembangan di beberapa area, tapi saya rasa kami harus bisa mengulang musim lalu (soal performa motor). Kini, kompetisi sangat berat,” sambungnya.

Secara khusus, Lorenzo juga memberikan pujiannya kepada Simoncelli yang tampil sebagai pembalap tercepat. “Simoncelli sudah banyak berkembang. Dia juga lebih cepat dari Dani (Pedrosa) dan Casey (Stoner) yang berada di tim pabrikan. Jadi, dia pasti membalap dengan sangat, sangat bagus. Performa Honda juga jelas lebih baik dari musim lalu,” tandasnya.(Okezone)

Honda Ancaman Serius Yamaha


Keberhasilan Marco Simoncelli tampil sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba terakhir di Sepang, membuat kubu Yamaha ketar-ketir. Pembalap andalan sekaligus juara dunia, Jorge Lorenzo bahkan tak menampik bahwa Honda akan menjadi ancaman besar Yamaha yang mendominasi MotoGP di tiga tahun terakhir.

Ya, sejak sesi ujicoba pertama digelar, awal Febuari kemarin, Honda memang sukses menampilkan performa kompetitif. Beberapa pembalap pabrikan seperti Casey Stoner dan Dani Pedrosa silih berganti mencatatkan waktu tercepat. Terkini, kejutan ditampilkan Marco Simoncelli yang menunggangi motor satelit Honda (LCR), dengan mencatatkan waktu tercepat, mengungguli Stoner dan Lorenzo yang hanya mampu berada di urutan ketiga.

Sukses tim pabrikan Jepang ini pun sontak membuat Lorenzo cemas. Apalagi, saat ini dia menilai performa M1 yang jadi andalannya masih belum cukup tangguh untuk bisa membantunya mempertahankan mahkota juara.

“Honda telah menyelesaikan permasalahan mereka. Kini mereka mampu tampil sangat cepat saat melakukan pengereman, saat masuk tikungan cepat dan juga memiliki akselerasi yang bagus. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan dari mesin mereka,” ungkap Lorenzo sebagaimana dilansir Yahoosports, Minggu (6/2/2011).

“Kami sendiri sudah mengalami sedikit perkembangan di beberapa area, tapi saya rasa kami harus bisa mengulang musim lalu (soal performa motor). Kini, kompetisi sangat berat,” sambungnya.

Secara khusus, Lorenzo juga memberikan pujiannya kepada Simoncelli yang tampil sebagai pembalap tercepat. “Simoncelli sudah banyak berkembang. Dia juga lebih cepat dari Dani (Pedrosa) dan Casey (Stoner) yang berada di tim pabrikan. Jadi, dia pasti membalap dengan sangat, sangat bagus. Performa Honda juga jelas lebih baik dari musim lalu,” tandasnya.(Okezone)

Honda Ancaman Serius Yamaha


Keberhasilan Marco Simoncelli tampil sebagai yang tercepat pada sesi ujicoba terakhir di Sepang, membuat kubu Yamaha ketar-ketir. Pembalap andalan sekaligus juara dunia, Jorge Lorenzo bahkan tak menampik bahwa Honda akan menjadi ancaman besar Yamaha yang mendominasi MotoGP di tiga tahun terakhir.

Ya, sejak sesi ujicoba pertama digelar, awal Febuari kemarin, Honda memang sukses menampilkan performa kompetitif. Beberapa pembalap pabrikan seperti Casey Stoner dan Dani Pedrosa silih berganti mencatatkan waktu tercepat. Terkini, kejutan ditampilkan Marco Simoncelli yang menunggangi motor satelit Honda (LCR), dengan mencatatkan waktu tercepat, mengungguli Stoner dan Lorenzo yang hanya mampu berada di urutan ketiga.

Sukses tim pabrikan Jepang ini pun sontak membuat Lorenzo cemas. Apalagi, saat ini dia menilai performa M1 yang jadi andalannya masih belum cukup tangguh untuk bisa membantunya mempertahankan mahkota juara.

“Honda telah menyelesaikan permasalahan mereka. Kini mereka mampu tampil sangat cepat saat melakukan pengereman, saat masuk tikungan cepat dan juga memiliki akselerasi yang bagus. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan dari mesin mereka,” ungkap Lorenzo sebagaimana dilansir Yahoosports, Minggu (6/2/2011).

“Kami sendiri sudah mengalami sedikit perkembangan di beberapa area, tapi saya rasa kami harus bisa mengulang musim lalu (soal performa motor). Kini, kompetisi sangat berat,” sambungnya.

Secara khusus, Lorenzo juga memberikan pujiannya kepada Simoncelli yang tampil sebagai pembalap tercepat. “Simoncelli sudah banyak berkembang. Dia juga lebih cepat dari Dani (Pedrosa) dan Casey (Stoner) yang berada di tim pabrikan. Jadi, dia pasti membalap dengan sangat, sangat bagus. Performa Honda juga jelas lebih baik dari musim lalu,” tandasnya.(Okezone)

Virgin Perkenalkan MVR-02


Virgin Racing akhirnya memperkenalkan mobil baru yang akan jadi andalan mereka pada musim balap Formula One (F1) 2011. Paket mobil baru ini diberi nama MVR-02.

Peluncuran mobil baru ini digelar di BBC Television Centre di London, Senin (7/2/2011). MVR-02 akan mengawali debutnya di lintasan pada sesi latihan di Jerez, Kamis mendatang, demikian seperti dikutip Autosport, Senin (7/2/2011).

Seperti diketahui, pada sesi uji coba resmi pertama di Valencia beberapa waktu lalu, Virgin masih menggunakan mobil interim (lawas). Ini dilakukan agar awak tim memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan desain baru.

Seperti kebanyakan tim lain, mobil baru Virgin kali ini juga mengalami sejumlah perubahan. Salah satunya adalah tampilan moncong depan yang lebih ramping dan body mobil yang lebih ramping dari pendahulunya (mobil 2010). Soal warna, Virgin tak banyak melakukan perubahan. Tim milik pengusaha Inggris Richard Branson tetap mengusung kombinasi warna merah, hitam dan abu-abu.

Selain tampilan, perubahan lain juga dilakukan Virgin di sektor sasis. Jika pada musim lalu menggunakan sasis ‘VR’, kini mereka mengadopsi sasis ‘MVR’ yang merupakan refleksi dari kerjasama Virgin dengan perusahaan mobil asal Rusia, Marussia Motors.

Dari susunan pembalap, Virgin tetap mempertahankan Timo Glock sebagai pembalap utama. Sementara sebagai pembalap kedua, Virgin mempromosikan Jerome d’Ambrosio menggantikan posisi Lucas Di Grassi.(Okezone)

Virgin Perkenalkan MVR-02


Virgin Racing akhirnya memperkenalkan mobil baru yang akan jadi andalan mereka pada musim balap Formula One (F1) 2011. Paket mobil baru ini diberi nama MVR-02.

Peluncuran mobil baru ini digelar di BBC Television Centre di London, Senin (7/2/2011). MVR-02 akan mengawali debutnya di lintasan pada sesi latihan di Jerez, Kamis mendatang, demikian seperti dikutip Autosport, Senin (7/2/2011).

Seperti diketahui, pada sesi uji coba resmi pertama di Valencia beberapa waktu lalu, Virgin masih menggunakan mobil interim (lawas). Ini dilakukan agar awak tim memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan desain baru.

Seperti kebanyakan tim lain, mobil baru Virgin kali ini juga mengalami sejumlah perubahan. Salah satunya adalah tampilan moncong depan yang lebih ramping dan body mobil yang lebih ramping dari pendahulunya (mobil 2010). Soal warna, Virgin tak banyak melakukan perubahan. Tim milik pengusaha Inggris Richard Branson tetap mengusung kombinasi warna merah, hitam dan abu-abu.

Selain tampilan, perubahan lain juga dilakukan Virgin di sektor sasis. Jika pada musim lalu menggunakan sasis ‘VR’, kini mereka mengadopsi sasis ‘MVR’ yang merupakan refleksi dari kerjasama Virgin dengan perusahaan mobil asal Rusia, Marussia Motors.

Dari susunan pembalap, Virgin tetap mempertahankan Timo Glock sebagai pembalap utama. Sementara sebagai pembalap kedua, Virgin mempromosikan Jerome d’Ambrosio menggantikan posisi Lucas Di Grassi.(Okezone)

Virgin Perkenalkan MVR-02


Virgin Racing akhirnya memperkenalkan mobil baru yang akan jadi andalan mereka pada musim balap Formula One (F1) 2011. Paket mobil baru ini diberi nama MVR-02.

Peluncuran mobil baru ini digelar di BBC Television Centre di London, Senin (7/2/2011). MVR-02 akan mengawali debutnya di lintasan pada sesi latihan di Jerez, Kamis mendatang, demikian seperti dikutip Autosport, Senin (7/2/2011).

Seperti diketahui, pada sesi uji coba resmi pertama di Valencia beberapa waktu lalu, Virgin masih menggunakan mobil interim (lawas). Ini dilakukan agar awak tim memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan desain baru.

Seperti kebanyakan tim lain, mobil baru Virgin kali ini juga mengalami sejumlah perubahan. Salah satunya adalah tampilan moncong depan yang lebih ramping dan body mobil yang lebih ramping dari pendahulunya (mobil 2010). Soal warna, Virgin tak banyak melakukan perubahan. Tim milik pengusaha Inggris Richard Branson tetap mengusung kombinasi warna merah, hitam dan abu-abu.

Selain tampilan, perubahan lain juga dilakukan Virgin di sektor sasis. Jika pada musim lalu menggunakan sasis ‘VR’, kini mereka mengadopsi sasis ‘MVR’ yang merupakan refleksi dari kerjasama Virgin dengan perusahaan mobil asal Rusia, Marussia Motors.

Dari susunan pembalap, Virgin tetap mempertahankan Timo Glock sebagai pembalap utama. Sementara sebagai pembalap kedua, Virgin mempromosikan Jerome d’Ambrosio menggantikan posisi Lucas Di Grassi.(Okezone)

Virgin Perkenalkan MVR-02


Virgin Racing akhirnya memperkenalkan mobil baru yang akan jadi andalan mereka pada musim balap Formula One (F1) 2011. Paket mobil baru ini diberi nama MVR-02.

Peluncuran mobil baru ini digelar di BBC Television Centre di London, Senin (7/2/2011). MVR-02 akan mengawali debutnya di lintasan pada sesi latihan di Jerez, Kamis mendatang, demikian seperti dikutip Autosport, Senin (7/2/2011).

Seperti diketahui, pada sesi uji coba resmi pertama di Valencia beberapa waktu lalu, Virgin masih menggunakan mobil interim (lawas). Ini dilakukan agar awak tim memiliki waktu lebih untuk mempersiapkan desain baru.

Seperti kebanyakan tim lain, mobil baru Virgin kali ini juga mengalami sejumlah perubahan. Salah satunya adalah tampilan moncong depan yang lebih ramping dan body mobil yang lebih ramping dari pendahulunya (mobil 2010). Soal warna, Virgin tak banyak melakukan perubahan. Tim milik pengusaha Inggris Richard Branson tetap mengusung kombinasi warna merah, hitam dan abu-abu.

Selain tampilan, perubahan lain juga dilakukan Virgin di sektor sasis. Jika pada musim lalu menggunakan sasis ‘VR’, kini mereka mengadopsi sasis ‘MVR’ yang merupakan refleksi dari kerjasama Virgin dengan perusahaan mobil asal Rusia, Marussia Motors.

Dari susunan pembalap, Virgin tetap mempertahankan Timo Glock sebagai pembalap utama. Sementara sebagai pembalap kedua, Virgin mempromosikan Jerome d’Ambrosio menggantikan posisi Lucas Di Grassi.(Okezone)

LinkWithin